ASDP Catat Sudah 711.052 Penumpang dan 190.479 Kendaraan Mudik ke Sumatera

Aktivitas Penyeberangan di Pelabuhan Merak terlihat seaak dengan tumpukan kendaraan pada H-2 Lebaran 2026. Namun PT ASDP Ferry Indonesia berhasil melayani dengan aman, nyaman dan menyenangkan. (Foto : Humas ASDP)

MERAK (HARIANINDONESIA.ID – PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) – pengelola pelabuhan penyeberangan nasional, sampai H-2 Lebaran 2026 mencapat sudah 711.052 penumpang dan 190.479 kendaraan melaksanakan mudik dari Jawa ke Sumatera.

Data ini merupakan akumulasi arus mudik sejak H-10 lalu. Dilihat dari trennya, jumlah penumpang pada H-2 Labaran 2026 meningkat 3,5% dibandingkan tahun lalu sebanyak 636.741 orang.

Demikian juga dengan arus mudik kendaraan pada H-2 naik sebesar 9,3% dibandingkan periode sama pada tahun lalu sebanyak 174.246 unit.

Sebaliknya, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa pada H-2 lebaran 2026, relatif lebih kecil dibandingkan dari Jawa ke Sumatera yakni 348.766 penumpang, tetapi tetap mengalami kenaikan sebesar 2,9% dibandingkan tahun lalu sebanyak 338.911 orang.

Demikian juga halnya dengan arus kendaraan dari Sumatera ke Jawa yang mencapai 72.696 atau meningkat 8,9% dari tahun lalu 66.749 kendaraan.

H-2 Mudik Lancar

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 8 jam (19 Maret 2026 pukul 00.00–08.00 WIB) atau H-2, tercatat sebanyak 79.521 penumpang telah menyeberang, meningkat 20,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 66.044 orang.

Sementara itu, total kendaraan mencapai 27.157 unit atau naik 22,2% dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 22.222 unit

H-3 Puncak Arus Mudik

Lonjakan signifikan tercatat pada 18 Maret (H-3) dengan 163.603 penumpang dan 44.440 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka ini meningkat tajam dibandingkan 17 Maret yang mencatat 104.321 penumpang dan 27.527 kendaraan.

SIMAK JUGA :  ASDP : Pelabuhan Bitung Gerbang Konektivitas Logistik dan Mobilitas Kawasan Timur

Tren kenaikan ini diperkirakan masih berlanjut seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa tren ini menunjukkan arus mudik telah memasuki fase puncak sejak Selasa (17/3) dan diproyeksikan berlangsung hingga Kamis (19/3).

“Peningkatan mobilisasi ini mencerminkan fase puncak arus mudik. ASDP terus memperkuat operasional dan koordinasi lintas pemangku kepentingan guna memastikan layanan tetap optimal, aman, dan lancar,” ujar Heru dalam penjelasan tertulis, Kamis (19/3/2026).

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, sebutnya, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni sesuai tingkat kepadatan.

Juga dilakukan rekayasa lalu lintas melalui pengalihan ke pelabuhan alternatif, penerapan delaying system di sejumlah buffer zone, serta penguatan koordinasi dengan stakeholder dilakukan secara intensif.

Selain itu, ASDO melakukan optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) menjadi strategi utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan.

“Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera diberangkatkan kembali, sehingga waktu sandar dapat ditekan dan kapasitas layanan meningkat secara signifikan.” ujar Heru menambahkan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui pembelian tiket sebelum tiba di pelabuhan.

“Pastikan data identitas telah diisi dengan benar dan datang sesuai jadwal pada tiket. Melalui Ferizy, pengguna juga dapat melakukan reschedule dengan potongan 10 persen atau refund dengan potongan 25 persen sesuai ketentuan. Ini menjadi bentuk fleksibilitas layanan kami di tengah tingginya mobilitas,” jelas Windy.

Dengan kesiapan operasional yang matang dan koordinasi yang solid, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jasa pada momen puncak arus mudik Lebaran tahun ini. (*)

Awaluddin Awe