PADANG – Usai sukses menyelenggarakan kegiatan Simposium Pemuda Desa Nasional dan Ekspedisi Pemuda Desa Indonesia 2026 pada 27–29 Oktober 2026 di Sumatera Barat, Arif Al Hafiz resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah Pemuda Desa Indonesia (PDI) Sumatera Barat.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan kepemudaan desa di Sumatera Barat. Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam pelantikan tersebut, Arif Al Hafiz dipercaya sebagai Ketua Umum, Dhebby Praditya sebagai Sekretaris Umum, dan Aidil Fitra sebagai Bendahara. Ketiganya bersama jajaran pengurus lainnya resmi mengemban amanah untuk menjalankan roda organisasi Pemuda Desa Indonesia Wilayah Sumatera Barat.
Pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Simposium Pemuda Desa Nasional dan Ekspedisi Pemuda Desa Indonesia 2026 yang mempertemukan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi dan penguatan gerakan pemuda dalam mendorong pembangunan desa.
Ketua Umum terpilih, Arif Al Hafiz, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar sekaligus kesempatan untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan desa.
“Ini bukan sekadar pelantikan dan pergantian kepengurusan, tetapi merupakan awal dari perjuangan bersama. Kami ingin Pemuda Desa Indonesia Sumatera Barat hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan yang mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan kerja nyata untuk kemajuan desa,” ungkap Arif.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan Pemuda Desa Indonesia Wilayah Sumatera Barat akan berupaya membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah nagari, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, komunitas, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pembangunan desa.
Menurutnya, desa memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan, baik dari sektor ekonomi, pendidikan, kewirausahaan, sumber daya manusia, maupun pengelolaan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan generasi muda yang memiliki semangat, kreativitas, dan kepedulian untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan tersebut.
Sementara itu, Founder Yayasan Pencerah Desa Indonesia, Hidayatul Fikri, menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan Pemuda Desa Indonesia Wilayah Sumatera Barat merupakan langkah penting dalam memperluas gerakan pemuda desa dan memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Ia berharap kepengurusan yang dipimpin Arif Al Hafiz dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, membangun solidaritas, serta mampu melahirkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat desa.
“Pemuda desa harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada di desa. Kita tidak ingin pemuda hanya hadir dalam forum diskusi, tetapi harus mampu bergerak, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata. Saya berharap Pemuda Desa Indonesia Wilayah Sumatera Barat menjadi ruang lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian dan keberanian untuk membangun desa,” ungkap Hidayatul Fikri.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan gerakan organisasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga Pemuda Desa Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Umum, Dhebby Praditya, bersama Bendahara, Aidil Fitra, diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi, administrasi, dan pengelolaan kelembagaan agar program kerja dapat berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Kehadiran kepengurusan Pemuda Desa Indonesia Wilayah Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi energi baru bagi gerakan pemuda desa, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat nagari dan desa.
Arif berharap seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik dapat menjaga soliditas, membangun komunikasi, serta bekerja secara kolektif dalam menjalankan program organisasi.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Pemuda Desa Indonesia Wilayah Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa di Sumatera Barat.
Momentum ini sekaligus menjadi langkah lanjutan dari semangat Simposium Pemuda Desa Nasional 2026, bahwa gerakan pemuda tidak boleh berhenti pada forum diskusi dan kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat. (*)
Bangun Desa, Bangun Indonesia.







