Usaha Ekonomi Produktif Keluarga Miskin, Sarana Pemerintah Kabupaten Dalam Mengentaskan Kemiskinan

Gunung Kidul, harianindonesia.id – Kemiskinan, sebagai masalah di semua daerah tidak terkecuali di Kabupaten Gunung Kidul salah satu kabupaten di Provinsi Yogyakarta. Dengan kondisi yang seperti ini dinas sosial Kabupaten Gunung Kidul terus berupaya menekan angka kemiskinan yang ada dengan pengelontoran dana dan pemberdayaan masyarakatnya

Usep KM (usaha ekonomi produktif keluarga miskin) ini menjadi program andalan pemkab dengan pendampingan dan pemantauan di setiap kecamatan tidak terkecuali Desa Bendung Kecamatan Semin.

Kedepan dengan adanya program Usep KM dari dinas sosial dapat menekan angka kemiskinan dan menciptakan keluarga mandiri sejahtera, hal ini di sampaikan oleh Sri Kustini (Kasi Linjamsos) dinas sosial Kabupaten Gunung Kidul saat di temui wartawan dalam kunjungan kerjanya ke sekretariatan Usep KM Puspa Indah yang terletak di perkomplekan balai Desa Bendung , Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidu. Kamis (22/08/19).

Kustini mengharapkan dengan pengelontoran dana sosial dan pendampingan kepada kaum wanita bisa menaikan taraf hidup dan mengurangi angka kemiskinan dan juga membuka lapangan pekerjaan baru.

“Pengelontoran dana sosial sangat membantu ibu-ibu terutama penciptaan produksi makanan olahan yang nantinya bisa mengembangkan kreativitas nya sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan dan yang pasti membuka lapangan pekerjaan baru”.

Di waktu yang bersamaan ketua Usep KM Puspa indah Desa Bendung Murih Rahayu (37) mengutarakan kebahagiaannya dengan terlaksananya program Usep KM, Murih menjelaskan pengelontoran dana dari dinsos sebesar 30 juta sangat membantu anggota Usep KM.
Murih menambahkan dalam Usep KM Puspa Indah selain di lakukan pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha juga membentuk koperasi simpan pinjam dengan beranggotakan 30 orang.

“Kami sangat terbantu ya mas, dengan adanya Usep KM ini. Karena dari dana dinas sosial yang 30 juta kami kelompok mendapatkan modal usaha dan pendampingan usaha”. (WAP)

SIMAK JUGA :  Antisipasi Hoax, Penggiat Medsos Berkumpul di Polres Kotim