Solsel,– Di tengah kondisi alam yang tidak menentu dan meningkatnya risiko kesehatan masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Provinsi Sumatera Barat terus memacu program-program misi kemanusiaan
Sebagai langkah strategis, PMI menggelar rapat kerja pengurus dan relawan KSR yang dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Solok Selatan melalui Kabid Organisasi H. Novirman, Rabu (3/9/2025) Di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan
Sekretaris PMI Solok Selatan, Wetra Fauza, dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyusun agenda dalam rangka menyongsong HUT PMI ke-80. Rangkaian kegiatan yang direncanakan di antaranya bakti sosial, donor darah kolaborasi PMI bersama Pemda, serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Nagari Lubuk Gadang.
Selain itu, PMI juga mendorong peningkatan kapasitas relawan. Dari 24 relawan yang telah dilatih, pihaknya menegaskan pentingnya pemberian sertifikat pelatihan sebagai syarat resmi menjadi relawan PMI.
> “PMI Kabupaten Solok Selatan telah melaksanakan berbagai tugas sosial kemasyarakatan, mulai dari donor darah untuk mengatasi krisis darah, pemberian bantuan kemanusiaan untuk daerah terdampak bencana, hingga pemeriksaan golongan darah bagi masyarakat,” ujar H. Novirman dalam arahannya.
Rangkaian kegiatan menyambut HUT PMI ke-80 ini juga mencakup PSN dengan metode 3M (Menguras, Membakar, dan Menimbun) di Nagari Lubuk Gadang. Program ini menjadi fokus penting mengingat sudah ada kasus demam berdarah yang merenggut korban jiwa.
Selain PSN, PMI Solok Selatan bersama Markas PMI akan menggelar aksi donor darah yang dipusatkan di Aula Sarantau Sasurambi, melibatkan ASN, TNI, Polri, BUMN, dan seluruh elemen masyarakat.
Dengan rangkaian kegiatan ini, PMI Solok Selatan berharap semakin memperkuat peran relawan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan serta memperkuat solidaritas sosial.
(Zaki)







