Kolaborasi Ulama dan Eksekutif Menguat, Tengku Yulidurrahman Terpilih sebagai Rais Syuriah dan Muhammad Zaki sebagai Ketua Tanfidziyah
Kabupaten Solok – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Solok ke-VI berlangsung sukses, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi NU di tingkat cabang ini secara resmi menetapkan Tengku Yulidurrahman sebagai Rais Syuriah dan Muhammad Zaki sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Solok untuk masa khidmat 2026–2031.
Konfercab NU Kabupaten Solok ke-VI digelar pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Gedung C Kantor Bupati Solok.
Kegiatan ini dihadiri unsur Pengurus Wilayah NU (PWNU) Sumatera Barat, seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Solok, badan otonom NU, tokoh ulama, serta perwakilan pemerintah daerah.
Acara pembukaan dihadiri Bupati Solok yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Mardaus. Hadir pula Sekretaris PWNU Sumatera Barat KH Tan Gusli Rajo Batuah, S.Fil.I., MAP., MA, Wakil Ketua PWNU Eri Gusnedi,MA, Wakil Sekretaris PWNU Ramlan yang ketiganya bertindak sebagai Pimpinan Sidang Konfercab NU Kabupaten Solok ke-VI.
Proses Demokratis dan Bermartabat
Penetapan Rais Syuriah dilakukan melalui mekanisme sidang dan musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh pertimbangan keilmuan.
Sementara itu, pemilihan Ketua Tanfidziyah menghasilkan keputusan aklamasi, di mana Muhammad Zaki memperoleh dukungan penuh dari 11 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU, sementara 1 MWC abstain. Keputusan tersebut kemudian disahkan secara resmi oleh pimpinan sidang.
Hasil Konfercab ini mencerminkan kuatnya tradisi musyawarah NU yang mengedepankan persatuan, kedewasaan berdemokrasi, serta komitmen menjaga marwah dan khittah jam’iyah.
Kolaborasi Syuriah dan Tanfidziyah
Kepemimpinan PCNU Kabupaten Solok periode 2026–2031 dinilai merepresentasikan paduan ideal antara ulama dan eksekutif organisasi.
Tengku Yulidurrahman, sebagai Rais Syuriah, merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Rahmah di Anau Kadok Talang dan juga Ketua Forum Pondok Pesantren se-Kabupaten Solok.
Peran ini memperkuat posisi Syuriah sebagai penjaga nilai keilmuan, tradisi ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyah, serta penguatan basis pesantren dan pendidikan keagamaan di Kabupaten Solok.
Sementara itu, Muhammad Zaki sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Solok dikenal memiliki rekam jejak panjang dan lintas sektor. Ia merupakan Ketua IPNU Sumatera Barat yang pertama, serta pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris PCNU Kabupaten Solok selama tiga periode. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok. yang ketuanya langsung Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Di luar organisasi keagamaan, Muhammad Zaki berlatar belakang pengusaha dan jurnalis. Ia aktif menulis di sejumlah media. Dalam bidang usaha, ia merupakan owner Habibah Mart dan A’cilie Hill Resto & Cafe Sambal Cobek Bakar, yang dikenal sebagai salah satu etalase kuliner unggulan di kawasan Kebun Teh Kayu Jao alahan panjang. Selain itu, ia juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua KADIN Kabupaten Solok, memperkuat jejaring NU dengan dunia usaha dan perekonomian daerah.
Visi dan Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Dalam keterangannya kepada media, Muhammad Zaki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok, khususnya kepada Bupati Jon Firman Pandu, atas dukungan dan fasilitasi terhadap terselenggaranya Konfercab NU Kabupaten Solok ke-VI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok, khususnya Bapak Bupati Jon Firman Pandu, yang telah memfasilitasi Konfercab NU Kabupaten Solok ke-VI ini. Ke depan, PCNU Kabupaten Solok siap terus bergandengan tangan dengan pemerintah daerah untuk memajukan umat dan daerah,” ujar Muhammad Zaki.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan PCNU ke depan akan dijalankan dengan menguatkan kolaborasi Syuriah dan Tanfidziyah, di mana ulama menjadi penentu arah nilai dan keilmuan, sementara Tanfidziyah menjadi penggerak program dan kerja-kerja organisasi.
Sinergi tersebut dinilai semakin kuat mengingat Bupati Solok Jon Firman Pandu merupakan Mustasyar PCNU Kabupaten Solok, sehingga kolaborasi antara NU dan pemerintah daerah dapat terbangun secara konstruktif, saling menguatkan, dan tetap menjaga independensi jam’iyah.
Harapan dan Arah Ke Depan
Konfercab NU Kabupaten Solok ke-VI ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran NU dalam bidang keagamaan, pendidikan pesantren, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan ekonomi umat.
Dengan kepemimpinan yang solid, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan, PCNU diharapkan mampu menjadikan Organisasi NU menjadi Rumah besar, tempat ulama dimuliakan,
tempat warga ditenangkan,
tempat umat dikuatkan,
dan tempat generasi masa depan dipersiapkan.
NU yang hadir, bekerja, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas di Kabupaten Solok
(Adv_RED)







