JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) dikawal Tim Percepatan Konstituen Dewan Pers (TPKDP) kembali melaksanakan audiensi dengan Dewan Pers pada Selasa (4/9/2025) siang di ruang pertemuan lantai 7 Gedung Dewan Pers, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat.
Jajaran Pengurus DPP SWI diterima langsung oleh anggota Dewan Pers selaku Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers, Yogi Hadi Ismanto, staf Sekretariat Dewan Pers, Sariful serta jajaran Pokja Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers.
Pada kesempatan itu, Plt. Ketum/Sekjen SWI, Ir. Herry Budiman, didampingi Penasihat SWI RM Tri Harsono, Kabid OKK Riki, Kabid Diklat dan Diklat, Imam Suwandi, S.Sos.,M.I.Kom., Kabid CSR, Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA., Kabid Hubal, Arief Ramdhani serta Kabid Media Massa, Aldimas menyampaikan harapannya mewakili pengurus dan anggota SWI diseluruh Indonesia.
“Saya mewakili teman-teman pengurus dan anggota SWI diberbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota mengharapkan agar proses verifikasi administrasi dan faktual dapat dilakukan oleh Dewan Pers melalui pak Yogi sebagai Ketua Komisi dan teman-teman Pokja Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers.” ujar Herry Budiman selaku Plt.Ketum/Sekjen DPP SWI.
Herry menambahkan, agar ke depannya dalam progresnya dapat terjalin komunikasi yang intens antara Tim Percepatan Konstituen Dewan Pers (TPKDP) SWI dengan pihak Dewan Pers.
“Saya juga ingin komunikasi yang harmonis setelah dialog ini. Komunikasi intens harus dibangun dengan DP khususnya pak Yogi dengan SWI melalui pak Imam Suwandi selaku Ketua TPKDP SWI,” tandas Herry.
Anggota Dewan Pers yang juga selaku Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers, Yogi Hadi Ismanto mengatakan dalam audiensi tersebut menerima dengan baik silaturahmi dan juga akan menindaklanjuti apa yang menjadi maksud dan tujuan dari kedatangan pengurus SWI melalui komunikasi dari tim TPKDP.
“Saya senang bisa bersilaturahmi dan komunikasi dengan organisasi pers seperti SWI ini yang selalu mendukung keberadaan dan peran Dewan Pers. Maksud dan tujuannya berkomunikasi dan menindaklanjuti tentang proses untuk menjadi konstituen Dewan Pers yang sudah berjalan hampir 2 tahun lalu, ini tentunya akan saya bawa dalam agenda sidang pleno terdekat agar bisa mendapatkan keputusan selanjutnya, karena kita juga akan menyesuaikan dengan aturan baru terkait organisasi pers,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua TPKDP SWI, Imam Suwandi menegaskan bahwa seperti diskusinya dengan pengurus DPP SWI menjelaskan bahwa semestinya peraturan tidak berlaku surut.
“Kami masih berharap kepada Dewan Pers agar proses yang sudah berlangsung selama hampir 2tahun yang telah diperjuangkan SWI juga mendapatkan atensi khusus karena jika mengikuti aturan baru yang belum sosialisasikan itu akan menambah waktu dan beban lebih kepada pengurus SWI,” ujar Imam Suwandi yang juga dosen Ilmu Komunikasi.
Pengurus DPP SWI berharap agar proses yang telah berjalan sebelumnya bisa berlanjut dengan sukses dan lancar dalam kepemimpinan Dewan Pers periode kepemimpinan Prof. Komarudin Hidayat.
(Red*/SWI)







