Volume Air di Tiga Pintu Air di Jakarta Naik, Tol Macet Imbas Kecelakaan Akibat Curah Hujan Tinggi

Curah hujan yang tinggi berakibat sejumlah daerah di Jakarta terendam, lalu lintas mengalami macet total (foto : copas dari akun fb warga Jakarta)

JAKARTA – Curah hujan tinggi di Jakarta berakibat naiknya volume air di tiga pintu air, sementara sejumlah tol mengalami kemacetan akibat kecelakaan yang dipicu curah hujan tinggi.

Dikutip dari CNN Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat tiga pintu air berada di status siaga III atau waspada.

Ketiga pintu air itu adalah Krukut Hulu, Pesanggrahan dan Cipinang Hulu. Ketiganya telah ditetapkan Siaga Waspada III.

Dua pintu air lainnya yakni Sunter Hulu dan Pasar Ikan berstatus siaga atau siaga II.

Berdasarkan laporan, pada pukul 09.00 WIB, tinggi muka air di Krukut Hulu mencapai 180 sentimeter. Kemudian tinggi muka air di Pesanggrahan mencapai 230 sentimeter.

Sejumlah wilayah yang diminta waspada banjir aras kenaikan status tersebut ialah Lebak Bulus, Pondok Pinang, Bintaro, Pesanggrahan, Cipulir, Ulujami, Sukabumi Selatan.

Termasuk juga, Kebon Jeruk, Cengkareng Timur, Kedoya Utara, Kedoya Selatan, Rawa Buaya, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Cengkareng Timur, Srengseng, Kelapa Dua, Kapuk, Kedaung Kaliangke, dan Kapuk Muara.

Kenaikan volume air juga terpantau di Pintu Air Cipinang Hulu dengan ketinggian muka air 170 sentimeter.

Adapun di Pintu Air Sunter Hulu terpantau 210 sentimeter dengan status siaga II.

Sejumlah wilayah siaga banjir yakni Bambu Apus, Cilangkap, Pondok Ranggon, Setu, Lubang Buaya, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, dan Cipinang.

Cipinang Melayu, Cipinang Muara, Duren Sawit, Jatinegara Kaum, Kayu Putih, Pulo Gadung, Sumur Batu, Kelapa Gading Barat.

Kelapa Gading Timur, Kebon Bawang, Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara dan Sungai Bambu.

Kemudian Pintu Air Pasar Ikan, Jakarta Utara, juga berstatus siaga II pagi ini dengan ketinggian air mencapai 215cm.

Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak imbas kenaikan air di Pintu Air Pasar Ikan ialah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru.

Tol Macet dimana mana

Dari laporan terpisah, dilaporkan arus lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah sekitar Jakarta mengalami kemacetan imbas dua kecelakaan yang terjadi seiring hujan deras yang mengguyur Senin (12/1) pagi.

Kecelakaan pertama terjadi KM 11 di Tol Serpong arah Jakarta. Kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan. Lalu lintas yang mengarah ke Jakarta tersendat imbas kecelakaan tersebut.

Dilihat dari postingan akun Instagram Satlantas Polres Tangsel, terlihat mobil berkelir hitam dalam kondisi ringsek akibat kecelakaan tersebut. Kondisi di lokasi terlihat hujan deras.

Sejumlah petugas dari kepolisian dan pengelola tol tengah menangani kecelakaan tersebut. Mobil yang terlibat kecelakaan siap diderek.

Arus lalu lintas mengarah ke titik lokasi terpantau macet. Petugas masih melakukan penanganan.

“Untuk kendaraan sudah diangkut derek, arus lalin diupayakan terus mengalir,” ujar petugas dalam video yang diunggah akun Instagram Satlantas Polres Tangsel.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Belum diketahui kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.

Kecelakaan lainnya terjadi di terjadi di Km 2 Tol Jagorawi arah Cibubur. Lalu lintas di sekitar lokasi juga mengalami kemacetan.

“Informasinya untuk saat ini ada terjadi kecelakaan di Km 2+500 arah Cawang ke Taman Mini atau Cibubur. Masih dalam penanganan ke lokasi,” kata petugas call center Jasa Marga, Tami, saat dihubungi, Senin.

Kecelakaan terjadi pukul 07.36 WIB. Belum diketahui berapa kendaraan yang terlibat.

Tami mengatakan saat ini terjadi kepadatan lalu lintas akibat kecelakaan di Km 2 Tol Jagorawi arah Bogor. Kemacetan terjadi dari Km 1 sampai dengan titik lokasi kejadian di Km 2+500.

“Setelahnya lancar untuk yang mengarah ke Bogor, Ciawi,” katanya.

Sementara kepadatan lalu lintas juga terjadi di Tol Jagorawi arah Jakarta pagi ini. Salah satunya terjadi di KM 16 sampai KM 14.

SIMAK JUGA :  Musra Nasional di Palembang, Nama Arsyad Rasyid Muncul sebagai Cawapres Idaman 2024

“Di sekitaran Cibubur KM 13 ada kendaraan dump truck mengalami pecah ban,” katanya.

Kepadatan kemudian mulai terjadi lagi di KM 7 sampai KM 5. Kemacetan terjadi akibat volume lalu lintas.

Banjir Meluas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir di Jakarta kini meluas merendam 10 RT dan 23 ruas jalan, Senin (12/1).

Banjir tersebar di delapan RT wilayah Jakarta Selatan dan dua RT di Jakarta Utara. Ketinggian air mulai dari 20 hingga 95 cm.

Berdasar laporan BPBD, banjir di sejumlah titik itu akibat curah hujan yang tinggi dan luapan Kali Krukut.

Sementara 23 ruas jalan yang terendam banjir juga tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.

Berikut titik banjir Jakarta pada pukul 10.00 WIB:
Kelurahan Cilandak Barat : 1 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Situasi: Masih dalam penanganan

Kelurahan Cipete Utara : 3 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Situasi: Masih dalam penanganan

Kelurahan Duren Tiga : 1 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Situasi: Masih dalam penanganan

Kelurahan Cilandak Timur : 3 RT
Ketinggian: 95 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Situasi: Masih dalam penanganan

Kelurahan Tanjung Priok : 2 RT
Ketinggian: 20 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Situasi: Masih dalam penanganan

Jalan tergenang 23 ruas jalan, data wilayah terdampak sebagai berikut:
1. Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara
2. Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
3. Jalan Rorotan 10, Kelurahan Rorotan Depan Masjid Tanwirul Ikhsan, Kelurahan Rorotan
4. Jalan Taman Stasiun, Kelurahan Tanjung Priok
5. Jalan Pegangsaan Dua (depan Yakobus), Kelurahan Pegangsaan Dua
6. Jalan Rawa Indah RT 03/03, Kelurahan Pegangsaan Dua
7. Jalan Pegangsaan Dua Depan (Aprt. Greenhill), Kelurahan Pegangsaan Dua
8. Jalan Hybrida, Kelurahan Pegangsaan Dua
9. Jalan Pegangsaan Dua ( Depan RJTM ), Kelurahan Pegangsaan Dua
10. Jalan Arteri, Kelurahan Pegangsaan Dua
11. Jalan Agung Karya VI, Kelurahan Sungai Bambu
12. Jalan Jampea RW 007, Depan Maqom Mbah Priok, Kelurahan Koja
13. Jalan Deli RW 007, Kelurahan Koja
14. Lorong 22 RW 007, Kelurahan Koja
15. Jalan Mawar RW 002, Kelurahan Koja
16. Jalan Cipeucang V RW 013, Kelurahan Koja
17. Lorong Z RW 001 , Kelurahan Koja
18. Jalan Muara Baru, Pluit Sea View , Kelurahan Penjaringan
19. Jalan Yos Sudarso Depan Altira , Kelurahan Sunter Jaya
20. Jalan Sunter Indah Raya, Kelurahan Sunter Jaya
21. Jl Raya Jagakarsa Titik Kenal Depan Lahan Kementerian Pertanian, Kelurahan Jagakarsa
22. Jalan Balai Rakyat, Kelurahan Jagakarsa
23. Jalan Kelapa Hijau, Kelurahan Jagakarsa.

Operasional KRL Terganggu

Sejumlah rute KRL Commuter Line mengalami gangguan imbas hujan deras yang melanda Jakarta pada Senin (12/1) pagi.

KAI Commuter mengatakan terdapat pohon tumbang yang berada di rel antara Stasiun Tanjung Priok dengan Stasiun Kampung Bandan.

“Saat ini dalam proses evakuasi. Perjalanan Commuter Line di lokasi menunggu aman untuk melintas,” kata KAI lewat media sosial X.

Akibat pohon tumbang tersebut, KAI melaporkan KRL dengan nomor relasi 2214 hingga 2017 dengan tujuan Jakarta Kota-Tanjung Priok dan sebaliknya dibatalkan.

Selain itu, genangan air akibat hujan deras juga terjadi pada jalur kereta api di Stasiun Angke hingga Kampung Bandan yang menyebabkan tidak bisa dilalui oleh KRL.

“Perjalanan Commuter Line Cikarang belum bisa melintas jalur tersebut. Perjalanan Commuter Line Cikarang hanya sampai Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Angke untuk kembali ke Bekasi/Cikarang via Pasar Senen atau Manggarai,” ujar KAI.

Sementara untuk jalur KRL Bogor hingga Jakarta Kota juga masih mengalami keterlambatan akibat genangan air yang ada pada Emplasemen Jakarta Kota.(*)

Sumber : CNNIndonesia
Awaluddin Awe