Kisah Model dan Profesor : Era Setyowati Cabut Laporan, Muradi : Terimakasih

Kebersamaan Era Setyowati dan Prof Muradi. Dok. Instagram/itssierra.s

JAKARTA – Prof M atau Prof Muradi angkat bicara soal Era Setyowati alias Sierra yang mencabut laporan terhadapnya atas penelantaran anak di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Lewat kuasa hukumnya, Patrice Rio Capella, Prof Muradi mengucapkan terima kasih kepada istri sirinya itu.

“Terima kasih bahwa ES memilih mencabut laporan,” ujar Patrice Rio Capella lewat sambungan telepon, Jumat (9/4).

Bagi Patrice Rio Capella, langkah Miss Landscape mencabut laporan merupakan keputusan tepat.

“Kan memang belum ada bukti dan sebagainya,” kata Patrice.

Sebagaimana diberitakan, Era Setyowati belum lama ini mengadukan Prof Muradi ke KPAI. Ia menuding sang Komisaris BUMN itu telah menelantarkan anak hasil hubungan mereka.

Namun per Kamis (8/4), Era mencabut pengaduan tersebut . “Kami hormati dan sangat menghargai keputusan Sierra yang mandiri, tanpa dipengaruhi oleh siapa pun, tanpa diprovokasi oleh siapa pun untuk mengambil sikap mencabut laporan ke KPAI itu,” tutur Patrice Rio Capella.

Istri Siri

Nama model Era Setyowati atau yang sering disapa Sierra tengah jadi sorotan publik lantaran mengaku mempunyai anak dari Profesor M.

Pria yang diduga seorang Profesor Guru Besar sebuah Perguruan Negeri di Bandung dan Komisaris salah satu BUMN di Tanah Air.

Pengakuan Miss Landscape Indonesia 2019, ini terungkap saat ia mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI

Ia didampingi kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution membuat aduan atas dugaan penelantaran anak yang dilakukan seorang laki-laki berinisial M.

Dia ini berkenalan dengan seorang guru besar, Prof M guru besar di perguruan tinggi negeri favorit di Bandung. Mr M ini juga komisaris independen di BUMN terkemuka,” kata Razman Arif di KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).

SIMAK JUGA :  Komisi III DPR akan Bentuk TPF Penembakan Polisi yang Tewaskan 6 Laskar FPI

“Iya (meminta) nafkah. Apa yang dia (Prof M) sampaikan itu kelihatannya tidak sampai untuk biaya ke perguruan tinggi. Yang ditawarkan itu hanya sampai TK saja itu,” ungkap Razman

Mustain