Komisi III DPRD Barsel Banyak Menampung Aspirasi Pihak Sekolah Terpencil

  • Bagikan

Buntok – Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) adalah bantuan operasional sekolah yang berasal dari Pemerintah Daerah untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Satuan Pendidikan Dasar, Satuan Pendidikan Menengah, Sekolah Luar Biasa, Sekolah Keterpencilan, Kelas Olahraga, dan Pusat Kegiatan Belajar.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) H. Raden Sudarto mengatakan banyak menampung aspirasi dari pihak sekolah di beberapa desa terpencil di Kabupaten Barito Selatan. Mereka mengeluh karena dana Bantuan Opresional Sekolah (BOS) dari pusat kelihatannya tidak mencukupi untuk biaya operasional mereka di masing – masing sekolah, ucap H. Raden Sudarto di sapa seharinya H. Alex Kamis (15/9/2022).

“Dengan demikian, ungkap pihak – pihak sekola terpencil tersebut kepadanya Pemerintah Daerah ( Pemda ) setempat seyugianya agar menganggarkan kembali dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Barito Selatan, seperti jamannya Bupati Barito Selatan Ir. H. Baharuddin H. Lisa, MM yang menjabat dua periode 2001-2006 dan 2006-2011 dan Bupati Barito Selatan Ir. HM. Farid Yusran, MM menjabat periode 2011-2016”.

Karena anggaran yang ada itu tidak mampu untuk memenuhi biaya operasional mereka untuk perbulannya. Ditambah lagi jalan menuju sekolah-sekolah terpencil tersebut melalui sungai dengan menggunakan transportasi kelutuk kecil, maka oleh sebab itu mereka mengarapakan bantuan dana BOSDA dari Pemda setempat, ungkap H. Alex.

“Saya sangat sependapat dan mendukung penuh dengan mereka, saya tahu percis karena saya mantan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, bagaimana sulitnya pihak sekolah, apalagi di daerah terpencil begitu mereka datang kesekolah mereka harus menginap dulu,” pungkasnya. H. Alex. (snn).

SIMAK JUGA :  APSI Kabupaten Bartim Lakukan Pelatihan Portopolio Digital Pengawas Sekolah
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *