Debu Pelabuhan Teluk Bayur Resahkan Masyarakat, Jangan Tunggu Ada Korban

  • Bagikan

Padang, harianindonesia.id

Masyarakat sekitar dan kendaraan yang lewat di jalan Dumai, Pelabuhan Teluk Bayur merasa resah.

Pasalnya ini disebabkan oleh ketebalan debu di jalanan yang mengakibatkan masyarakat dan pengguna kendaraan roda dua yang melalui jalan tersebut mengalami sesak nafas serta sulit mengendalikan kendaraannya karena pandangan terhalang debu.

Debu ini berasal dari kendaraan pengangkut batu bara, gipsum dan cangkang sawit.

Debu ini sering menyulitkan pandangan pengendara, apalagi jika cuaca sedang panas.

Saat ditemui, David Marta salah warga sekitar menyampaikan kejadian ini sudah sering dan meresahkan bagi siapapun yang berada disekitarnya serta bagi pengendara yang melintasi jalan tersebut.

“Sangat mengganggu sekali Pak, mata perih, nafas sesak, tambah batu-batunya yang bisa membuat jatuh jika naik motor, tolong bantu pak gimana solusinya,” keluh David Marta yang kesal karena hal ini sering mengganggu aktifitas warga.(3/11)

Hal yang sama juga disampaikan Raymon yang warga yang sering melintasi jalan tersebut.

Raymon mengatakan dengan adanya tumpahan batu bara dan debu gypsum yang berserakan disepanjang jalan depan kantor Koperbam sangat berbahaya untuk keselamatan pemakai jalan raya.

Jangan sampai menunggu ada korban baru baru diatasi.

Zul Sikumbang mengaku sangat kecewa sekali terhadap PT. Pelindo yang tidak mikirkan masyarakat sekitar kawasan perkampungan yang akan kena dampak dari debu batu bara dan gypsum.

“PT Pelindo tidak memikirkan banyaknya masyarakat yang akan kena dampak debu yang akan merusak masyarakat Teluk Bayur. Bagi pejabat yang terkait pada kemana, apakah tega mengabaikan keselamatan anggota karyawan, pekerja, warga dan anda sendiri,” ungkap Zul Sikumbang geram.(4/11)

Sementara ini pihak PT Pelindo belum juga bersedia memberikan keterangan kepada wartawan terkait debu yang berserakan yang dapat membahayakan kepada orang yang berda atau melintasi jalan Dumai, Pelabuhan Teluk Bayur.

SIMAK JUGA :  Bidhumas Polda Kalteng Luncurkan Program Inovatif Bermedsos

Wartawan yang ke lokasi melihat serta mengalami langsung akibat debu yang berserakan.

Selnajutnya wartawan harianindonesia.id akan menyampaikan dan melanjutkan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup serta peihak lain yang terkait.

Sekaligus hal lain yang akan dikonfirmasi juga kepada PT Pelindo oleh wartawan tentang korban tewas yang jatuh dari craine belum lama ini.(JJ)

Penulis: JJEditor: Vladimir Amara Husein
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *