Kasatgas PRR Bencana Sumatera Tito Karnavian menyerahkan secara simbolis bantuan sapi dari Presiden Prabowo untuk pelaksanaan acara adat pada hari raya Idhul Fitri di Aceh. (Foto : Humas Satgas PRR)
JAKARA (HARIANIndonesia.id) – Presiden Prabowo Subianto memenuhi permintaan masyarakat Aceh terdampak bencana banjir Sumatera melaksanakan tradisi meugang untuk menyambut Idulfitri 2026.
Untuk itu, Presiden menyalurkan bantuan untuk pelaksanaan meugang menyambut Idulfitri.
“Sudah selesai ditransfer [dana bantuannya] ke kabupaten/kota di Provinsi Aceh untuk pembayaran sapi meugang,” ujar Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Segelumnya warga Aceh menyampaikan permintaan melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian.
Warga Aceh ingin tetap menjalankan tradisi khas Aceh tersebut meski berada dalam kondisi pascabencana.
Pemerintah pun merespons cepat permintaan tersebut sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.
Tradisi meugang merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh yang dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan serta Hari Raya Idulfitri.
Tradisi ini memiliki nilai sosial yang kuat karena menjadi momentum kebersamaan melalui pembagian dan konsumsi daging sapi di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Presiden melalui Mendagri juga telah membagikan Rp 72,72 miliar untuk pembelian sapi meugang pada awal Ramadan bagi masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut dimaksudkan agar masyarakat tetap dapat merasakan suasana menyambut bulan suci dengan penuh kebersamaan.
Berdasarkan data yang diterima, total anggaran yang disalurkan mencapai Rp72,75 miliar untuk 1.455 desa terdampak yang tersebar di 19 kabupaten/kota. Masing-masing desa mendapatkan dana sebesar Rp50 juta.
Dana tersebut disalurkan langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) melalui Bank Aceh Syariah. (*)
Awaluddin Awe







