Parfi Targetkan Produksi Film Internasional, Ki Kusumo : Udah Saatnya Insan Film Bersatu

Oplus_131106

Ketua Umum PB Parfi Ki Kusumo menerima ucapan selamat dalam bentuk bunga setelah pengukuhan kepengurusan PB Parfi di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kamis (20/8). (Foto : Awe/HI)

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB Parfi) berikhtiar akan memproduksi film berskala internasional sebagai upaya menggairahkan produksi film nasional.

Oplus_131106

“Bukan cuma akan melahirkan Aktor dan Aktris hebat, kita juga berniat memproduksi film kelas internasional. Ini merupakan target program kerja yang akan dicapai PB Parfi,” ujar Ketua Umum PB Parfi Ki Kusumo saat menyampaikan sambutan pada pengukuhan Pengurus PB Parfi 2025-2030 di Gedung Pusat Perfilman Nasional Usmar Ismail Kuningan Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Ki Kusomo menyatakan tugas berat kini berada di pundak para pengurus PB Parfi. Tugas itu antara lain bagaimana melahirkan kembali aktor dan aktris berbakat yang nantinya juga akan melahirkan film film yang berkualitas.

PB Parfi dalam program kerjanya ke depan akan berusaha juga memproduksi film yang berkualitas, termasuk film bertaraf internasional.

Ki Kusumo meyakini program pendidikan aktor dan aktris serta produksi film Indonesia berkelas dunia akan dapat diraih apabila insan perfilman Indonesia bisa saling memberi dukungan.

“Sudah saatnya insan perfilman Indonesia bersatu membangun kekuatan aktor dan aktrisnya serta memproduksi film yang berkualitas, bahkan di tingkat internasional,” ujar Ki Kusumo yang juga dikenal sebagai produser film dan seorang paranormal terkenal.

Hasil Kongres 18

Ki Kusumo didaulat oleh insan perfilman nasional sebagai Ketua PB Parfi dalam kongres 18 lalu. Sebagai Sekum ditunjuk Agus Wibowo.

Sebagai pemegang mandat Kongres 18 PB Parfi, Ki Kusumo pada Kamis kemarin kemudian mengukuhkan kepengurusan PB Parfi periode 2025-2030.

SIMAK JUGA :  Jumlah Dana Simpanan Bank Nagari Tembus Rp 20,81 Triliun

Kepengurusan PB Parfi yang dikukuhkan selain pengurus harian juga dikukuhkan Dewan Pendiri, Dewan Pembina dan Dewan Kehormatan.

Menariknya, prosesi pelantikan para pengurus PB Parfi ini tidak dilakukan dengan pemukulan gong, tapi Ki Kusumo meminta para hadirin mengucapkan kata ‘gong’ secara serempak, pada saat dirinya melafaskan kata ‘dengan ini saudara saya lantik’.

Pelantikan kepengurusan PB Parfi dibawah kepemimpinan Ki Kusomo dan Agus Wibowo juga disebut sebagai pemersatu Parfi yang sempat terbelah.

Seperti dikatakan Sekum PB Parfi Agus Wibowo secara terpisah, dengan digelarnya pengukuhan PB Parfi ini sekaligus mengesahkan PB Parfi Ki Kusomo yang didukung oleh pemerintah.

Meski demikian, kata Agus, PB Parfi pimpinan Ki Kusumo tidak secara otomatis jumawa dengan pengakuan itu, namun akan berusaha merangkul insan perfilman yang masih terikat status organisasi di Parfi lainnya.

Ki Kusomo juga menyebutkan bahwa pengukuhan PB Parfi akan menjadi langkah awal untuk melakukan konsolidasi dengan para pengurus Parfi lainnya.

“Saat ini masalah dualisme PB Parfi memang sudah sampai ke pengadilan, tetapi kita akan berusaha mencarikan jalan damai melalui non pengadilan,” paparnya.

Harapan PB Parfi melakukan konsolidasi dengan pengurus organisasi insan film lain, juga menggema di arena pengukuhan. Baru saja Ki Kusumo menyampaikan sambutan terdengar suara yang meminta Ki Kusumo agar merangkul insan perfilman lain, yang saat ini masih tergabung dengan organisasi insan film lain. (*)

Awaluddin Awe