MAYJEN TNI (P) MARKONI SH
JAKARTA – Di penghujung waktu akan digelarnya Mubes PKDP di Padang, sosok Mayjen TNI (Purn) Markoni muncul sebagai salah satu calon ketua umum, dan menyatakan kesiapannya membesarkan PKDP bersama tokoh lainnya, jika memang diberikan amanah menjadi Ketua Umum.
“InsyaAllah ambo (saya) siap maju jadi Calon Ketua Umum DPP PKDP Indonesia. Apa persiapan untuk menjadi Caketum akan ambo siapkan. InsyaAllah untuk kepentingan dan nama besar PKDP ambo wakafkan waktu ambo,” ujar Mayjen TNI (Purn) Markoni SH, dalam pertemuan khusus dengan jajaran OKK DPP PKDP Indonesia di ruangan kerjanya di kawasan Tebet, Jakarta Timur, Rabu (8/2) malam.

Sebelumnya terjadi komunikasi antara Ketua Bidang OKK DPP PKDP Indonesia Muhakam SH dengan Jenderal bintang dua ini tentang kondisi PKDP dan dinamika menjelang Mubes PKDP di Padang.
Lalu, Jenderal Markoni meminta waktu khusus untuk berdiskusi sekaligus meminta pencerahan tentang PKDP dengan segala dinamikanya. Tiga orang Tim DPP yakni Muhakam, Awaluddin Awe dan Rieswill secara berganti memberikan informasi tentang kondisi PKDP hari ini dan prospeknya pada tahun ke depannya.
Setelah itu, Putra Piaman kelahiran Nareh ini lalu menyampaikan kesediaan untuk maju menjadi Caketum DPP PKDP Indonesia dan meminta bantuan untuk bisa berkomunikasi dengan para orang tua PKDP, Ketum dan Pengurus DPP, DPW dan DPD PKDP.

“Ambo ingin sowan dulu dengan semua pemangku jabatan di PKDP di semua tingkatan. Sebab ambo ingin tau apakah kehadiran ambo di PKDP memang diharapkan atau sekedar memenuhi aspirasi kelompok tertentu saja. Sebab bagi ambo PKDP adalah rumah gadang yang harus diperkuat, dijaga dan dipelihara keutuhannya. Caranya ya dengan melibatkan semua elemen masyarakat di PKDP,” ujar mantan Kepala Pembinaan Hukum Mabes TNI yang baru masuk purnatugas Desember 2022 lalu.
Jenderal Markoni SH, sejak muda meneruskan pendidikan di kota Padang dan seterusnya mengikuti pendidikan AKABRI, setelah lulus sempat berpindah pindah tugas, adalah bukan orang baru di PKDP.
Jenderal Markoni sempat masuk dalam struktur atasan DPP PKDP Indonesia sebagai Anggota Dewan Pembina. Sayangnya, aku Markoni, dirinya tidak pernah satu kalipun diajak rapat. Sehingga interaksinya dengan stake holder PKDP terputus di tingkat SK saja.
“Kalau besok gak bisa begini lagi. Semua elemen itu harus aktif membahas program sesuai dengan visi masing masing. Sehingga roda organisasi berjalan. Saya setuju, mesin organisasi harus dihangatkan dulu. Baru setelah itu bisa dibawa kencang,” ujar Markoni disela sela diskusi.
Dia juga sependapat dengan penilaian bahwa PKDP adalah Organisasi Kemasyarakatan besar di Indonesia, bahkan dunia, dimana komposisi warganya di tiap daerah rantau sangat dominan. Bahkan memiliki peran strategis dalam pengembangan kehidupan ekonomi, sosial dan politik di tiap rantau tersebut.
“Bahwa potensi PKDP ini sangat besar dan bagus, memang perlu dikelola secara lebih baik lagi supaya nama dan kiprahnya bisa lebih besar lagi. InsyaAllah, jika diperkenankan menjadi Ketum, bersama kita besarkan PKDP ini,” pungkas pensiunan Jenderal yang kini memimpin sebuah lembaga bantuan hukum dab sedang menyiapkan satu kantor representatif di kawasan Tebet. (*)
Awaluddin Awe







