Inilah Commuter Line yang ditabrak Kereta Agro Bromo (foto : dok televisi swasta)
JAKARTA, HARIANINDONESIA.ID – Sebuah kecelakaan tragis di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.57 WIB yang melibatkan Kereta jarah jauh (KAJJ) Agrobromo dan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line.
Menurut informasi, tabrakan terjadi karena Kreta Agromo secara mendadak menabrak Commuter Line yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Akibat tabrakan sangat keras itu, bagian belakang Commuter Line mengalami kerusakan parah. Sampai berita ini diturunkan masih terdapat penumpang yang masih terperangkap di dalam kreta Cummuter line.
Namun bagaimana kondisi Kreta Argobromo masih belum didapat kabar yang pasti.
Petugas dan masyarakat terlihat saling membahu mengeluarkan para penumpang dari dalam gerbong Commuter line dan membawanya ke ambulance.
Manajemen KAI membenarkan terjadinya kecelakaan ini dan mengakui kecelakaan ini menimbulkan kekuatiran dari keluarga. Untuk itu KAI memastikan akan menamgani semua korban.
Corporate Communikasi KAI, Anne Purba, dalam penjelasannya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat atas peristiwa ini.
Anne menyatakan KAI akan menangani kecelakaan ini sepenuhnya dan para petugas KAI juga telah diturunkan ke lokasi kejadian.
“Kami telah berkordinasi dengan TNI,Polri dan Damkar untuk penanganan penumpang. Setelah itu, baru penanganan kereta,” papar Anne Purba dalam penjelasannya kepada wartawan.
Menurut sebuah sumber, kecelakaan ini diawali sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Akibat kejadian itu, KRL tak melanjutkan perjalanan.
“Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri ndak taunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus, saksi mata di lapangan.
Ia ketahui kemudian, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. “Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.
Menurutnya, banyak dari penumpang yang kemudian terjepit di gerbong perempuan tersebut. Setengah jam berjalan, evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus
Berdasarkan informasi yang dihimpun saat ini evakuasi masih berjalan. Dari rekaman video yang beredar di media sosial, sejumlah petugas terlihat sedang berupaya melakukan evakuasi.
Anne Purba menambahkan bahwa pihak KAI akan merilis perkembangan penanganan kecelakaan melalui media setiap saat.
“Beri kesempatan kami dulu menangani para penumpang yang terdampak kecelakaan ini,” ujarnya. (*)
Awaluddin Awe







