Aktifitas vulkanik Gunung Kerinci yang terlihat dari Kabupaten Solok Selatan. Ist
PADANG – Aktivitas vulkanik Gunung Kerinci mengalami peningkatan. Pada Rabu (24/10) gunung berketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu erupsi abu vulkanik dan abunya dirasakan hingga Padang Aro, Solok Selatan, Sumbar.
“Bener semburan erupsi ini terjadi beberapa hari ini, tapi tidak rutin. Informasi dari pengamat gunung Kerinci, saat ini dalam status waspada,” kata Kepala BPBD Solsel, Johny Hasan Basri, Kamis (25/10).
Johny melanjutkan, pada hari Rabu (24/10) abu vulkanik sampai ke Padang Aro, Sangir.
“Saya hubungi pengamat karena abu hingga menempel diatas mobil yang terparkir di depan kantor bupati Solsel. Nah, pengamat bilang itu karena pengaruh angin yang mengarah ke Solsel,” katanya.
Namun, imbuhnya semburan abu vulkanik tersebut masih dalam kondisi normal dan dalam level waspada diradius 3 kilometer dari puncak gunung.
“Dampak yang dikhawatirkan dalam radius 3 kilometer itu abu vulkanik, bukan lahar,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak usah panik. “Mari bersama berdoa semoga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Haluan mencoba menghubungi Pemantau Pos Gunung Kerinci, Indra namun belum menjawab pesan dan telepon. (***)
Sumber: harianhaluan.com







