JAKARTA, HARIANINDONESIA.ID –
Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo terbang ke Bali guna memenuhi permintaan bertemu dengan sejumlah kalangan pendukungnya di Pulau Dewata itu, Rabu (1/11/2023).
Kedatangan Mantan Gubernur Jawa Tengah ini hanya berselang satu hari sejak Balihonya diturunkan oleh Satpol PP Bali. Situs berita Detik.com mengkaitkan penurunan Baliho Ganjar-Mahfud dengan agenda kunjungan kerja Presiden Jokowi ke sana.
Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud Reinhard Sirait dalam penjelasannya melalui WA Grup wartawan peliput Capres Cawapres Ganjar-Mahfud menyebutkan bahwa kunjungan Ganjar ke Bali untuk sejumlah agenda.
Pertama, Mukernas Radio Persada.ID
di Prama Sanur Beach Bali/ Jalan Cemara, Sanur Kauh, Denpasar -Bali.
Kedua, Spill Gagasan Mas GP dengan BEM se-Bali di Taman Inspirasi Munting Siokan, Sanur/ Jalan Mertasari – Bali.
Ketiga, Capres Ganjar Pranowo Menikmati Seafood dan Menyapa Pengunjung Warung Makan di Warung Mak Beng / Jalan Hang Tuah Nomor 51, Sanur Kaja, Denpasar – Bali.
Keempat, Capres Ganjar Pranowo Bertemu dengan Enterpreneur (UMKM) Muda Bali dan Pelaku Usaha Pariwisata bertempat di Hotel Prime Plaza / Jalan Hang Tuah Nomor 46, Sanur Kaja, Denpasar – Bali.
Agenda Ganjar Pranowo ini hanya berselang satu hari sejak Baliho Ganjar-Mahfud diturunkan oleh Satpol PP Bali.
Seperti ditulis DetikBali, baliho Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang terpajang di sekitar lokasi kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo di Balai Desa Batu Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali, dicopot. Bahkan bendera PDIP yang berkibar di sana juga diturunkan.
Diketahui, salah satu tempat kunjungan Presiden Jokowi ke Bali adalah di Desa Batu Bulan, Gianyar. Pantauan detikBali di sana, baliho Ganjar-Mahfud dan atribut PDIP dicopot Satpol PP menjelang siang tadi, sekitar pukul 10.30 Wita.
Baliho pasangan capres-cawapres dan bendera PDIP itu dicopot menjelang kedatangan Jokowi. Presiden dijadwalkan tiba di Gianyar pada siang ini.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Bali I Gusti Ngurah Jaya Negara mengaku belum mengetahui pencopotan baliho tersebut.
“Saya belum tahu, ini saya lagi di Jakarta mohon maaf dan konfirmasi ke Pak Koster ya,” ujar Jaya Negara saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (31/10/2023) seperti dikutip DetikBali.
Jaya Negara meminta waktu untuk mengecek terlebih dahulu terkait pencopotan atribut partai tersebut.
Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar I Made Watha mengatakan jika pencopotan tersebut dilakukan oleh Satpol PP Provinsi Bali.
“Maaf minta konfirmasi ke Satpol PP Provinsi Bali, yang bersangkutan menurunkan. Satpol PP Kabupaten Gianyar tidak ada yang menurunkan,” ungkapnya.
Wartawan Tim detikBali, seperti ditulis dalam pemberitaan, telah menghubungi Kepala Satpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi untuk mengonfirmasi hal itu. Namun sampai saat ini belum ada jawaban. (*)
Awaluddin Awe, dari berbagai sumber







