Pembangunan “Gunung Perak” Memakan Waktu Dua Tahun

  • Bagikan

Tamiang Layang – Bupati Barito Timur (Bartim) Ampera AY Mebas mengatakan beberapa waktu lalu pembangunan “Bundaran Gunung Perak” di wilayah setempat sudah selesai dilaksanakan.

“Dimana menurutnya, nampak terlihat masyrakat kabupaten Barito Timur terutama masyrakat terdekat sudah mulai berdatangan menyaksikan keindahan Bundaran Gunung Perak tersebut ketika di malam hari”, ucap Ampera.

Adapun, pembangunan Bundaran Gunung Perak memakan waktu dua tahun, terakhir pembangunan pada 2022 ini. Diantaranya adalah penimbunan, penataan, taman kecil bertingkat tiga dengan landasan batu sikat, paving block dan rumput, serta pemasangan ornamen simbol Burung Jue.

“Sementara, pada bagian taman bangunan ada penambahan lampu hias akrilik menyala pada malam hari”.

Tugu Gunung Perak diperkirakan memiliki tinggi mencapai 20 meter dengan diameter bundaran mencapai 50 meter dan jalan lingkar bundaran memiliki lebar kurang lebih 10 meter.

“Lanjutnya, pembangunan Bundaran Gunung Perak telah selesai dibangun dan ini menjadi ikon Kabupaten Barito Timur”.

Tambah Bupati, Gunung Perak adalah merupakan simbol untuk mengidentitaskan ciri khas kabupaten Barito Timur. Kemudian Bundaran Gunung Perak pada bagian tengahnya ada tugu “Gunung Perak”, tugu itu memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Barito Timur. Dalam kepercayaan masyarakat kabupaten Barito Timur sendiri, Gunung Perak merupakan simbol permohonan restu untuk perjalanan kehidupan mencapai kesejahteraan atau kemakmuran, pungkas Bupati. (Snn).

SIMAK JUGA :  Aparat Pemerintah Berperan Aktif Menyukseskan Lanjutan Sensus Penduduk 2020
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *