Safaruddin Datuak Bandaro Rajo
Jakarta, Harianindonesia.id
Kabupaten 50 Kota butuh bupati yang sarat pengalaman, bukan calon yang coba-coba cari peruntungan apalagi calon yang mencari pekerjaan. Solusi untuk keberlanjutan pembangunan Kabupaten 50 Kota tak lain adalah : Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dengan pasangannya Darman Saladi.
Demikian hasil pembicaraan dengan salah seorang tokoh masyarakat Limapuluh Kota Nasrul Rasyid (71) menilai karir politik calon bupati kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, sangat luar biasa dan sangat bagus. Setiap maju di kontestan selalu menang.
Hal tersebut dikatakan Nasrul Rasyid yang merupakan warga jorong Koto, nagari Batu Balang, kecamatan Harau, usai rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, tentang pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) di aula kantor bupati Limapuluh Kota, baru-baru ini.
Karena melihat karir politik Safaruddin yang sangat bagus itulah para elit politik, lembaga adat, bundo kanduang dan sebagainya merapatkan barisan ke paslon Safaruddin-Darman Sahladi.
Contoh setiap maju kontestan, baik itu tingkat kabupaten maupun propinsi, maju sebagai calon bupati, juga terpilih. Melihat track tecord (rekam jejak) Safaruddin yang terus meningkat itu, diyakini paslon Safaruddin berpasangan dengan sosok Darman Sahladi akan mendulang lagi, untuk menjadi bupati 2 periode,”terang buya Nasrul Rasyid kepada media online Kupasonline.com
“Saya sangat dekat dengan Safaruddin. Artinya tahu persis sepak terjangnya di kancah politik. Dari dulu beliau tidak berubah. Tidak pernah jarak dengan masyarakat dan tidak pernah pula merendahkan orang. Sebagai pemimpin, sangat tepat dipilih masyarakat, gaya kepemimpinannya sangat merakyat. Karena itulah banyak masyarakat yang menyukainya,”tambah Nasrul Rasyid.
Hebatnya lagi, Sadaruddin sangat memahami persoalan daerah dan memiliki kemampuan mengatasinya. Janganlah kita melihat umur Safaruddin yang mungkin terbilang tua. Tapi lihatlah pemikiran, kematangan, dan pemahamannya terhadap persoalan daerah.
Biarlah rakyat yang menilai betapa matangnya Safaruddin di dunia politik. Rakyat tentu terus menyimak gagasan, pemikiran, dan aktivitas Safaruddin termasuk menyimak pidato-pidato politiknya yang memukau.
“Saya pribadi melihat, Safaruddin sudah pantas memimpin daerah ini untuk 2 periode. Dia matang, cakap, serta berpengetahuan dan berwawasan luas. Tidak ada yang perlu diragukan,”ulas Nasrul Rasyid.
Kemudian, kita lihat lagi terhadap sosok Darman Sahladi, juga karir politiknya sangat bagus. Seorang politikus memang memiliki jenjang karier terkait dengan organisasi atau partai politik tempatnya bergabung.
Betapa tidak, salah satu jalur instan untuk menjadi seorang politikus telah dibuktikannya dengan bergabung ke dalam partai politik Demokrat, sehingga berkarya di sana. Akhirnya mereka bisa menjadi wakil rakyat, baik di kabupaten Limapuluh Kota dan melaju ke provinsi.
“Melihat jenjang karir politik Safaruddin yang selalu menang dalam berkontestan itulah, yang menjadi alasan bagi masyarakat untuk memilihnya dan memenangkannya untuk menjadi bupati 2 periode. Kini nomor urut 2 didapatnya menandakan sebuah kemenangan, artinya normor urut 2, lanjutkan 2 periode,”pungkas Nasrul Rasyid.
Sementara itu, calon bupati Safaruddin, menyebutkan pemilu bukanlah ajang untuk saling sikut, menuding, apalagi menyebar fitnah yang merusak sendi-sendi persaudaraan dan kebersamaan dalam ranah luak nan bungsu dan ranah Minang kabau pada umumnya
Kampanye yang penuh caci maki dan hujatan hanya akan mengajarkan pada masyarakat cara-cara yang brutal dan jauh dari nilai-nilai moral yang seharusnya dijunjung tinggi.
“Mari kita buktikan bahwa politik dapat dijalankan dengan cara yang santun dan bermartabat, dengan mengedepankan akal sehat, etika, dan keadilan. Terimkasih kami ucapkan kepada tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung kami,”ujar Safaruddin.
Editor : Habil Muhari







