Dituntut Tiru Komentator Liga Inggris, Valentino Simanjuntak : Itu Terlalu Mudah

  • Bagikan

Valentino Simanjuntak

JAKARTA – Valentino Simanjuntak menyatakan terlalu mudah baginya untuk meniru komentator kondang Liga Inggris semacam Peter Drury.

Valentino Simanjuntak mengindikasikan akan terus mempertahankan gaya khas komentatornya di Piala Menpora 2021.

Pria berjuluk “Bung Jebret” itu sedang mendapat sorotan negatif usai kembali membawakan Piala Menpora 2021 dengan gaya yang disebut berlebihan.

Adalah akun Twitter resmi Bali United yang pertama kali mengungkapkan keluh kesah soal gaya Valentino Simanjuntak.

“@Indosiar rikues besok jangan terlalu banyak hiperbola,” tulis akun resmi Bali United di Twitter yang kini sudah dihapus (11/4/2021).

Saat itu, Valentino Simanjuntak memang akan mengomentari laga Bali United vs PSS Sleman (12/4/2021).

Belakangan, cuitan di atas memantik warganet Indonesia untuk mengomentari sang komentator.

Kampanye #GerakanMuteMassal pun sempat menggema untuk membisukan tayangan Piala Menpora 2021.

Valentino Simanjutak tampak gerah dengan berbagai hujatan yang ia terima di media sosial itu.

Pria bergelar sarjana dan magister hukum itu terlihat memperingatkan warganet yang telah melempar “hate speech” pada dirinya.

“Kalo yg seperti ini saya serahkan ke temen2 pengacara saya, jika tidak ada respon dalam 1×24 jam maka …” tulis Valentino melalui @radotvalent (14/4/2021)

“Juga ada 10-20 akun lain di IG dan Twitter yang sedang dalam pantauan tim pengacara, untuk mengedukasi HATE SPEECH kalian tetap dalam koridornya.”

Valentino baru-baru ini menyiratkan akan tetap mempertahankan gaya komentarnya.

Kepada Kompas TV, Valentino mengaku mudah saja menuruti keinginan netizen untuk menjadi komentator dengan gaya “normal” seperti Peter Drury, Jon Champion, hingga Jim Beglin.

Tiga nama tersebut akrab di telinga warganet lantaran kondang sebagai komentator Liga Inggris dan sejumlah gim sepak bola.

SIMAK JUGA :  Bedah Istilah Jabatan CEO, Presiden Direktur, dan Direktur Utama di Perusahaan

“Terlalu mudah buat gua menjadi Peter Drury, Jon Champion, Jim Beglin yang disebut sama netizen,” ujar Valentino dalam acara Kamar Rosi di Kompas TV (14/4/2021).

“Itu hal yang sangat simpel dari seorang komentator untuk sekadar membawakan dengan tempo yang sesuai di lapangan,” tambahnya.

Valentino lantas menjelaskan alur komentator yang menurutnya “terlalu mudah”.

“Ketika masuk kotak penalti dia (komentator) ngangkat intonasinya, setelah gol masukin datanya, baru kemudian kasih faktanya,” terangnya.

“Itu terlalu piece of cake (terlalu mudah) buat gue,” tandasnya.

Valentino Simanjuntak disebut bakal terus menjadi komentator di sisa pertandingan Piala Menpora 2021. (Bolapanas/Naff)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *