Bakal Calon Presiden Republik Indonesia GANJAR Pranowo terlihat gembira saat berbicara dengan kalangan Gen Z di Kota Palembang, Minggu (5/11/2023). (Foto : kredit Tribun Palembang)
PALEMBANG (HARIANINDONESIA.ID) – Kalangan anak muda dari Generasi Z kota Palembang curhat habis dengan Calon Presiden Republik Indonesia GANJAR Pranowo, di satu tempat di Palembang, Minggu (5/11/2023).
Mereka antusias menyampaikan pendapat, pikiran, kritik dan saran, malahan ada juga yang memberi pantun serta bunga kepada GANJAR.
Seperti juga kebiasaan anak muda, GANJAR pun melayani sepuasnya permintaan swafoto dari Anak Kito Palembang itu.
Mereka semua terlihat senang dan kemudian mengupload swafoto mereka dengan GANJAR di media sosial masing masing.
GANJAR terlibat diskusi hangat dengan Gen Palembang mulai dari soal digitalisasi pelayanan pemerintah, keterlibatan pemerintah dalam memberikan ruang kreatif, dan peluang kerja bagi anak muda hingga harapan GANJAR nanti bisa menyetabilkan harga sawit.
Tidak semua minta diskusi. Tetapi ada satu remaja bernama Dwi Haryani, yang juga dikenal sebagai salah satu pegiat media sosial di Kota Palembang, memberikan hadiah pantun kepada Ganjar.
“Saya tidak mau bertanya pak. Tapi saya mau kasih pantun.” Kata Dwi seperti dikutip Tribun Palembang.
Ini pantunnya,
#Pempek Palembang lemak rasonyo.# #Dimakan pake kuah cuko.#
#Alangke dak lemak kisah cinto#
#kalo pak Ganjar bukan pemimpinnyo#
Pantun Dwi ini disambut meriah tepuk tangan, termasuk dari Kak Ganjar sendiri.
Setelah itu, Dwi meminta izin untuk memberikan hadiah bunga. “Izin, Pak, saya mau memberi bunga kepada Bapak,” pinta Dwi.
GANJAR pun menerima hadiah bunga Dwi dan menyalaminya sambil juga mengucapkan terimakasih kepada Dwi.
Dalam penjelasanya kepada wartawan, Ganjar menyebutkan bahwa kalangan milenial dan generasi Z memiliki ide kreatif yang perlu ditampung. Sehingga ruang-ruang diskusi bagus untuk dilakukan.
“Ini ruang diskusi agar kita bisa bertukar pikiran. Tadi disampaikan, tentang bagaimana anak-anak bisa mendapatkan tempat kreatif, ternyata mereka butuh kreatif hub yang lebih banyak agar bisa mengekpresikan dirinya dan kemampuannya,” ujarnya.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menambahkan, bahwa pemerintah perlu terlibat dalam memberikan dukungan terhadap ide kreatif anak muda.
“Mereka juga butuh ruang untuk berkolaborasi untuk bisa memadukan ide-ide kreatifnya. Dan ini butuh dukungan dari pemerintah. sehingga ketika mereka punya cita-cita yang besar, rutenya akan disiapkan dengan baik,” pungkasnya. (*)
Awaluddin Awe







