Beranda BERITA UTAMA Indramayu Diterjang Banjir, 8.271 Rumah Terendam Banjir, Warga Mengungsi di Bahu Jalan

Indramayu Diterjang Banjir, 8.271 Rumah Terendam Banjir, Warga Mengungsi di Bahu Jalan

Genangan banjir di Indramayu. BNPB

INDRAMAYU, harianindonesia.id – Banjir yang melanda ribuan rumah di lima kecamatan di Kabupaten Indramayu Jawa Barat sudah memasuki hari keempat sejak tanggl 8 April 2019. Hingga Rabu (10/4/2019) malam belum kunjung surut. Ketinggian banjir di rumah-rumah warga maupun di beberapa ruas jalan masih mencapai satu meter.

Kondisi itu memaksa ribuan warga mengungsi ke beberapa lokasi, salah satunya di bahu jalan. Dari data BPBD Indramayu banjir selama tiga hari akibat meluapnya Sungai Cimanuk ini telah merendam 8.271 rumah warga di lima kecamatan. Sejumlah warga menyelamatkan barang-barang elektronik dengan menggunakan perahu.

Akibat banjir ini sejumlah kendaraan sepeda motor dan barang lainnya tidak bisa diselamatakan. Dengan alat perahu terbatas warga ini mulai berbondong-bondong mengungsi ke posko dan rumah sanak keluarga mereka. Sebagian warga enggan mengungsi ke posko banjir dan memilih mendirikan tenda untuk mengungsi di bahu jalan.

“Ya, daripada di rumah kebanjiran mending ngungsi meski di pinggir jalan,” kata pengungsi korban banjir, Wastiah.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris Marzuki mengatakan, jajarannya bersama TNI dan BPBD sudah mendirikan tenda darurat untuk pengungsian warga dan dapur umum. “Kami juga mengambil langkah sigap dengan mengevakuasi warga karena banjir terus meninggi,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Yoris juga mengimbau warga yang masih bertahan di rumah untuk segera mengungsi ke tempat yang sudah disiapkan karena debit air terus meningkat. “Karena ini sudah sore, kami imbau warga yang masih befrtahan di rumah mereka untuk segera ngungsi karena debit air makin bertambah,” ucapnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun resminya merilis, banjir yang menyebabkan 24.813 jiwa terdampak, 700 jiwa mengungsi di 6 kecamatan di Indramayu Jawa Barat. Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk sejak 8/4/2019. Sebagian sudah surut. Tanggap darurat ditetapkan 8-22/4/2019. (jen/iNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here